Ujian nasional tahun 2014
Akan berlangsung bulan Mei 2014. Setelah pesta demokrasi, Pemilu 2014 selesai diadakan. Lebih kurang sebulan lagi siswa SMP/Sederajat akan berjibaku mempertaruhkan nasibnya untuk berjuang lulus dan memperoleh nilai yang memuaskan.
Sudah sejauh mana persiapan siswa? Persiapan menghadapi pesta nasional pendidikan itu tidak hanya persiapan fisik/materi. Tak kalah pentingnya adalah persiapan psikis.
Berikut ini akan diungkapkan :
1.Persiapan fisik/materi.
Pastika siswa sudah mengetahui seluk beluk pelaksanaan dan peraturan ujian sehingga memudahkan siswa melakukan orientasi terhadap kegiatan UN.
Pastika siswa sudah mengetahui seluk beluk pelaksanaan dan peraturan ujian sehingga memudahkan siswa melakukan orientasi terhadap kegiatan UN.
2.Miliki kisi-kisi soal UN sesuai dengan jenjang pendidikan dan mata pelajaran yang di-UN-kan. Kisi-kisi ini menjadi panduan khusus bagi siswa untuk memusatkan pembahasan materi pelajaran yang akan di-UN-kan.
3.Ikuti belajar tambahan sore dengan baik jika sekolah mengadakannya. Atau jika memungkinkan siswa bisa mengikuti lest privat atau bimbingan belajar yang ada di tempat siswa, sesuai kebutuhan dalam apengertian, mata pelajaran yang kurang dikuasai.
4. Lengkapi semua catatan pelajaran yang di-UN-kan, buku paket dan buku penunjang serta buku latihan soal.
Sedangkan persiapan secara psikis adalah:
1.Berdoa.
Doa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing adalah modal utama persipan psikis. Doa supaya tetap sehat wal’afiat , tidak ada gangguan dalam melaksanakan UN dan dibukakan fikiran untuk menjawab soal-soal UN.
Doa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing adalah modal utama persipan psikis. Doa supaya tetap sehat wal’afiat , tidak ada gangguan dalam melaksanakan UN dan dibukakan fikiran untuk menjawab soal-soal UN.
2.Restu orang tua.
Kesuksesan seorang anak tidak lepas dari restu dan doa kedua orang tua. Jika siswa merasa bersalah dan berdosa kepada orang tua selama ini, silahkan minta maaf dan doa kedua orang tua. Restu dan doa orang tua lebih cenderung terkabulkan jika itu benar-benar dilakukan dengan tulus dan ikhlas. Mudah-mudahan.
Kesuksesan seorang anak tidak lepas dari restu dan doa kedua orang tua. Jika siswa merasa bersalah dan berdosa kepada orang tua selama ini, silahkan minta maaf dan doa kedua orang tua. Restu dan doa orang tua lebih cenderung terkabulkan jika itu benar-benar dilakukan dengan tulus dan ikhlas. Mudah-mudahan.
3.Pelihara kesehatan mental.
Kesehatan mental sangat dipengaruhi oleh kesehatan jasmani. Oleh sebab itu memelihara kesehatan sangat penting dilakukan oleh siswa. Jika kesehatan terganggu akan berakibat terganggunya konsentrasi menghadapi UN. Ujian dapat dihadapi dengan baik jika kondisi fisik bugar dan fikiran tetap fresh dan tidak stress menghadapi UN.
4.Optimis.
Ini hal penting dimiliki oleh siswa yang akan bertarung menghadapi UN. Siswa harus merasa optimis akan dapat menjalani UN dengan baik sehingga berhasil dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
Ini hal penting dimiliki oleh siswa yang akan bertarung menghadapi UN. Siswa harus merasa optimis akan dapat menjalani UN dengan baik sehingga berhasil dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
.
SEMOGA BERMANFAAT
Demikian ,Tks Admin01



\
0 komentar:
Posting Komentar